TANGGUNG JAWAB TERHADAP LINGKUNGAN SEBAGAI BENTUK KEIMANAN KITA KEPADA ALLAH SWT
Tanggung jawab memiliki arti yaitu berkewajiban untuk menanggung dan memikul jawab. Secara sederhananya tanggung jawab adalah menanggung segala sesuatu yang telah atau sudah terjadi dan dialami.Tanggung jawab adalah bagian dari ajaran Islam yang disebut mas’uliyyah. Setiap manusia harus bertanya kepada dirinya sendiri apa yang mendorongnya dalam berperilaku, bertutur kata, bertindak dan merencanakan sesuatu.Banyak sekali tanggung jawab yang harus kita lakukan salahsatunya yaitu tanggung jawab terhadap lingkungan.
Bumi sendiri tidak dapat bertahan dengan baik jika makhluk hidup tidak bisa melestarikan dan menjaganya dengan baik. Keadaan bumi yang sekarang bahwa kita sudah tahu tercemar dari berbagai aspek lingkungan. Selain kecepatan global dan perubahan iklim yang terjadi adanya kerusakan di bumi yang disebabkan oleh manusia itu sendiri seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan penggundulan hutan. Dengan seiring berjalannya perkembangan teknologi dan jaman manusia mulai mengesampingkan alam yang sudah mulai rusak oleh ulah manusia, selain itu pembangunan yang semakin banyak menimbulkan banyak dampak negatif jika yang diperbuat. Pembangunan yang dilakukan tidak melihat bagaimanapun juga besar dampak yang akan terjadi seperti limbah dari pembangunan yang mengotori sungai hingga tercemaran tanah yang kian menipis akibat adanya pembangunan itu terjadi
Dalam Islam selain melarang membuat kerusakan di muka bumi, Islam juga mempunyai kewajiban untuk menjaga lingkungan dan menghormati alam semesta yang mencakup jagat raya yang di dalamya termasuk manusia, tumbuhan, hewan, serta makhluk hidup lainnya. Abu Hayyan dalam buku tafsirnya Al-Bahru al-Muhith membahas hal ini dengan menafsirkan Al-Araf ayat 56.
وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ
"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang yang berbuat baik".
Dalam tafsirnya, ia mengatakan, ayat ini merupakan penegasan larangan semua bentuk kerusakan. Maka itu, membunuh jiwa, keturunan, harta benda, akal, dan agama merupakan perbuatan yang dilarang. Upaya pelestarian lingkungan tak hanya dalam tataran konsep, tetapi juga mewujud dalam kehidupan Muslim.
Seharusnya sikap kita terhadap lingkungan adalah menjaga dan melestarikannya sebagai bentuk keimanan kepada Allah, Karna apa yang kita perbuat akan kita pertanggungjawaban kelak diakhirat
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا ﴿ ٣٦
Artinya :
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Q.S. al-Isra’/17:36
Cara Menjaga dan Memelihara Lingkungan Alam di Sekitar Kita:
1) Tidak Membuang Sampah di Sungai
2) Tidak membakar sampah
3) Menghemat Energi
4) Menanam Pohon
5) Melarang Perburuan Liar
Dan masih banyak lagi, Itulah beberapa upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Dengan begitu, kelangsungan hidup makhluk hidup dapat berjalan dengan seimbang.
Kesimpulannya adalah kita harus bisa menjaga alam ini dengan baik dengan tidak merusak atau mengambil keragaman di bumi ini. Menjadi masyarakat yang patuh dan peduli pada alam sekitar dapat memberikan banyak manfaat bagi kita sediri ataupun masyarakat yang lain. Dimulai dengan diri sendiri lalu kepada orang lain, berani bertindak yang seharusnya. Mulailah dengan hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya lalu melakukan penanaman kembali atau reboisasi dan tidak melakukan penebangan pohon secara liar.
Komentar
Posting Komentar